Newest Post

Konsep IBD Dalam Kesusastraan

| Selasa, 29 Mei 2012
Baca selengkapnya >>
A.    Pendekatan Kesusastraan
  • Pengertian Seni
Seni berasal dari kata SANI yang artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Ada sejumah definisi seni dari beberapa sumber yang saya dapat, diantaranya:
1 Seni merupakan ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
2. Seni merupakan hasil ungkapan rasa keindahan, sedih , gembira dan lainnya. Wujudnya dapat berupa lukisan , pahatan , grafis , tari , musik , dan lainnya.
3. Seni dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang terkandung unsur keindahan.

  • Pengertian Sastra
Sastra berasal dari bahasa Sanskerta sastra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesiakata ini digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" ialah sebuah jenis tulisan yang memiliki arti ataupun suatu keindahan tertentu. Menurut salah seorang penulis sastra yang bernama Goenawan Mohamad "Kesusastraan adalah hasil proses yang berjerih payah, dan tiap orang yang pernah menulis karya sastra tahu: ini bukan sekadar soal keterampilan teknik. Menulis menghasilkan sebuah prosa atau puisi yang terbaik dari diri kita adalah proses yang minta pengerahan batin”.

  • Hubungan IBD dengan Seni
Hubungan Ilmu budaya dasar dengan Seni adalah bagaimana kita menempatkan diri terhadap pengetahuan dasar mengenai masalah-masalah manusia dengan cara menumpahkan semua masalah menjadi indah. Hasilnya adalah suatu karya atau cipta seseorang yang berwarna dan dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Karena keindahannya dapat membuat orang tertarik dan gemar terhadap seni. 
  • Hubungan IBD dengan Sastra
Ilmu budaya dasar sangat penting hubunganya dengan sastra karena sastra merupakan bahasa yang mempunyai kemampuan yang menampung kegiatan manusia. Pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi karena sastra lebih mudah berkomunikasi. Sastra juga didukung oleh cerita, dengan cerita. Sastra juga didukung oleh cerita, dengan cerita orang akan lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang lebih mudah mengemukakan gagasan-gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.

B.     Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Prosa
  • Pengertian Prosa
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.prosa juga dibagi dalam dua bagian,yaitu prosa lama dan prosa baru,prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat,dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.
Istilah prosa banyak padanannya. Terkadang disebut narrative fiction, prose fiction atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan umumnya dipakai untuk roman, novel, atau cerita pendek.
  • Jenis-jenis Prosa
Prosa lama, meliputi :
1.      Dongeng-dongeng
2.      Hikayat
3.      Sejarah
4.      Epos
5.      Cerita pelipur lara
Prosa baru, meliputi :
1.      Cerita pendek
2.      Roman/novel
3.      Biografi
4.      Kisah
5.      Otobiografi

5 komponen prosa lama dan baru
  • Prosa lama

  1. Statis, lamban perubahannya
  2. Istana Sentris, bersifat kerajaan
  3. Bersifat fantastis, bentuknya hikayat, dongeng
  4. Di pengaruhi sastra Hindu dan Arab
  5. Tidak ada pengarang atau anonim

  • Prosa baru

  1. Dinamis, perubahannya cepat
  2. Rakyat Sentris, mengambil bahan dari rakyat sekitar
  3. Realistis, bentuknya roman, novel, cerpen, drama, kisah, dsb.
  4. Di pengaruhi sastra Barat
  5. Nama pencipta selalu dicantumkan


C.     Nilai-nilai dalam Prosa Fiksi
  • Pengertian Prosa Fiksi
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau secara langsung atau tidak langsung membawa moral, pesan atau cerita. Dengan perkataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra tersebut.

  • Nilai yang ada dalam Prosa Fiksi
a) Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu atau peristiwa itu kejadian yang dikisahkan.
b)  Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.
c)   Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.
d)  Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu. Fiksi juga memungkinkan lebih banyak kesempatan untuk memilih respon-respon emosional atau rangsangan aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan sendiri.

D.    Nilai Budaya Dasar yang dihubungkan dengan Puisi

  • Pengertian Puisi
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang/unsur dari kebudayaan. Kalau diberi batasan, maka puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik/estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
a) Figura bahasa (figurative language) seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dan sebagainya.
b) Kata-kata yang ambiquitas yaitu kata-kata yang bermakna ganda.
c) Kata-kata berjiwa yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
d) Kata-kata yang konotatif yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi tertentu.
e) Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan.

  • Contoh Puisi


Laksana Cintamu
Oleh : Fatkuryati

Ibu,,
jika memang dengan aku menjelma angin, 
lantas kau dapat merasakan kesejukan itu,,
akan ku lakukan itu untukmu,,
aku tak tau akan seberapa berharganya hidupku bila tanpamu..
Karena Yang ku tau,, 
kau mampu membuat cinta ini semakin besar..

Kau t’lah banyak berjuang untukku,, untuk nafasku..
Kalaupun aku bisa menciptakan sedikit senyuman itu,,
mungkin itu tak kan pernah sebanding dengan apa yang kau lakukan untuk hidupku..
Aku selalu berharap,, Tuhan tak pernah ambil senyum itu darimu

Percayalah,,
aku mencintaimu dengan hati,,
dengan hati yang tak bisa ku sematkan pada wanita selainmu
dan aku menyayangimu dengan nada,,
dengan nada yang tak bisa ku harmonikan pada yang lain..

Konsep IBD Dalam Kesusastraan

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Selasa, 29 Mei 2012
With 0komentar

TGS IBD 2: MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

| Jumat, 13 April 2012
Baca selengkapnya >>
Unsur Yang Membangun Manusia
Dari sekian banyaknya unsur-unsur yang membangun manusia, dapat disederhanakan menjadi 2 klasifikasi, yaitu unsur jasmani dan unsur rohani. Unsur jasmani adalah semua hal yang berhubungan dengan kebutuhan fisik manusia. Sedangkan unsur rohani adalah  semua hal yang berhubungan dengan kebutuhan rohani atau hati manusia.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia.
1.    Manusia itu terdiri dari empat unsur yang sating terkait, yaitu:
a. Jasad, yaitu : badan kasar manusia yang nampat pada luamya, dapat diraba dan difoto,     dan menempati ruang dan waktu
b.    Hayat, yaitu : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan gerak
c. Ruh, yaitu : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahimya kebudayaan
d.    Nafs, dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri
2.    Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu :
a.       Id, yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak.
b.   Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif’ karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain. Perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun, pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungannya.
c.    Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kita-kira pada usia lima tahun. Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan ekstemal. Jadi superego merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dan sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dan pandangan-pandangan orang tua.

 HAKIKAT MANUSIA
Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
a.    Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
b.    Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
c.  Yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
d.   Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
e.  Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
f.   Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
g.    Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
h. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.



Definisi manusia

Secara alamiah
Manusia merupakan kelompok homo sapien dari kelas mamalia. Dengan cirri fisik memiliki rambut disekitar tubuhnya dan berkembang biak dengan cara melahirkan lewat proses perkawinan.

Secara agama
Manusia adalah makhluk hidup yang diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa, yang mempunyai akal dan budi yang tidak dimiliki oleh makhluk lain di dunia ini. Yang akhirnya memenuhi bumi dan menguasainya.



Perbedaan Manusia Dengan Makhluk Lain
Allah menciptakan manusia, malaikat dan hewan. Dan disebutkan manusia lah yang paling sempurna dari semuanya. Kenapa demikian? Karena allah memberikan kesempurnaan bagi kita. Allah memberikan kta subuah akal melainkan untuk kita berfikir dan rasa hawa nafsu. Dan kedua contoh tersebut tidak dimiliki malaikat dan hewan.
Jadi jelas dari perbedaan yang ada, kita mempunyai akal pikiran / kecerdasan seperti malaikat salah satunya kita dapat membedakan mana yang baik / pantas kita lakukan. Tidak halnya dengan binatang yang hanya diberikan hawa nafsu tanpa adanya akal pikiran yang melakukan sesuatu nya bebas. Maka Itulah kesempurnaan kita, manusia diberikan hawa nafsu dan akal pikiran agar kita dapat mengimbanginya. Bilamana kita berprilaku seperti hewan betapa lebih buruknya kita daripada binatang tersebut. Kenapa tidak? Kita manusia yang sudah diberikan akal pikiran tetapi mempunyai sikap seperti binatang yang tidak mempunyai akal pikiran. Dan kita termasuk dalam golongan orang yang merugi.
Oleh sebab itu marilah kita jaga sikap, prilaku dan moral kita. Kita harus benar-benar bisa memanfaatkannya dari apa yang allah telah berikan pada kita. Bila kita dapat melakukannya dengan sebaik mungkin dan kita selalu besyukur kepada-Nya, insa allah kita termasuk dalam orang yang beruntung.
Kepribadian Bangsa Timur
Budaya yang terdapat di dunia beraneka ragam.Bermacam-macam budaya dikarenakan perbedaan peradaban daerah itu masing-masing,selain itu juga karena letak geografis daerah tersebut.Manusia mendiami wilayah yang berbeda,ada yang di wilayah Barat,Timur Tengah,dan Timur.Berada di lingkungan yang berbeda membuat kebiasaan,adat istiadat ,budaya juga berbeda.perbedaan budaya tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya.Misalnya pada bangsa timur,bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah,bangsa yang mempunyai kepribadian baik,dan bangsa yang bersahabat.Banyak orang dari wilayah lain yang tertarik pada kebudayaan bangsa timur.
Kepribadian bangsa timur berbeda dengan kepribadian bangsa barat, dari wilayahnya, lingkungan, gaya hidup, kebudayaan dan kebiasaannya pun berbeda. menjelaskan tentang kepribadian bangsa timur,sudah jelas kita semua tau bahwa bangsa timur identik dengan benua Asia. Yang penduduknya sebagian besar berambut hitam dan berkulit sawo matang, dan sebagian pula berkulit putih dan bermata sipit.
Bangsa timur adalah bangsa yang dikenal sangat baik dan ramah, mempunyai sifat toleransi yang tinggi dan saling tolong menolong. Bangsa barat saat berkunjung ke wilayah negara timur, mereka pasti selalu berpendapat bahwa orang-orang timur itu baik dan ramah. Bangsa timur dalam berpakaian pun tergolong sopan. mereka pun sangat melestarikan budaya masing-masing dan mempunyai adat istiadat yang di junjung tinggi.

Secara umum ciri-ciri kepribadian bangsa timur adalah gemar melakukan hal-hal sosial,seperti gotong royong melakukan sesuatu pekerjaan,saling tolong menolong,saling menghargai,sopan santun,ramah dan lain lain.Dan kita sebagai salah satu yang memiliki kepribadian bangsa yang baik harusnya dapat meningkatkannya lagi.

Bagan Psiko-Sosiogram Manusia


















Dari gambar diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Nomor 7 dan 6 disebut sebagai daerah tak sadar dan sub sadar.
Disebut sebagai daerah tak sadar karena memang sudah tertanam jauh di dalam diri manusia dan tak mampu disadari bahkan oleh manusia itu sendiri.
Disebut daerah Sub sadar karena sewaktu – waktu unsur – unsur yang sudah tertanam bisa meledak keluar lagi dan mengganggu kebiasaan sehari – hari.
- Nomor 5 disebut daerah kesadaran yang tidak dinyatakan. Maksudnya pikiran – pikiran dan gagasan yang ada disimpan sendiri oleh manusia tersebut dan tidak ada seorang lain pun yang dapat mengetahuinya.
- Nomor 4 disebut daerah kesadaran yang dinyatakan. kebalikan dari nomor 5, ini berarti manusia mengungkapkan kepada orang lain apa yang ada di pikirannya seperti perasaan, pengetahuan dan sebagainya.
- Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib. Di sini manusia memiliki seseorang atau sesuatu yang dianggap bisa menjadi curahan hati dan tempat untuk meminta bantuan. Tidak selalu manusia yang lain juga melainkan benda, atau makhluk hidup lain pun bisa berada pada lingkaran ini.
- Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna. Bisa dianalogikan hubungan antara murid dengan guru, pedagang dan pembeli. Pada daerah ini semua hubungan yang ada sudah sering kita lihat berbagai contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
- Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh, yang berarti pikiran dan gagasan manusia tentang berbagai macam hal. Disini manusia tersebut sudah mulai matang terhadap hal apa saja yang akan dihadapi kedepannya.
- Nomor 0 disebut lingkungan dunia luar yang berarti tentang pendapat dan pikiran seseorang tentang dunia atau daerah yang belum pernah dikunjungi atau dijumpai.


Pengertian Kebudayaan dan Tokoh Kebudayaan
Definisi kebudayaan dari para tokoh 
1.  Melville j. Herkovits dan Bronislow Malinowski mengemukakan “cultural determinism” yang artinya segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu, contoh: masyarakat di pedesaan adalah masyarakat agraris karena kebanyakan pekerjaannya bertani 
2.  Herkovits, Memandang kebudayaan sebagai “ super organic”. Artinya kebudayaan yang turun temurun dari  generasi ke generasi hidup terus ,meskipun manusai penghasil kebudayaan  sudah silih berganti karena  kehidupan dan kematian tapi kebudayaan tetap hidup terus 
3.  Selo Soemardjan dan Soelaeman  sumardi, Mengemukakan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat  
-   hasil karya masyarakat  sepeti teknologi dan kebudayaan kebendaan 
-   hasil rasa ( yaitu yang meliputi jiwa manusia) seperti mewujudkan segala akidah-akidah dan nilai-nilai social yang pelu untuk mengatur masalah-masalah  kemasyarakatan , misalnya: agama, ideology, kebatinan, kesinian,  dan semua unsure yang merupakan hasil ekspresi jiwa manusia 
- hasil cipta  seperti filsafat dan ilmu pengetahuan 
4.  EB Tylor, Mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut: Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian,moral, hokum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh menusia sebagai anggota masyarakat. 
5.  Sutan takdir alisyahbana, Menyatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berfikit, hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan sebab semua laku dan perbuatan tercakup didalamnya 
6. Koencoroningrat,  Menyatakan  bahwa kebudayaan antara lain berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya 
7.  A.L Krober dan C.  Kluckhon, Mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya 
8.  C.A Van Peurson, Mengatakan  bahwa dewasa ini kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang, berlainan dengan hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.
Kebudayaan pengertian secara praktis 
Yaitu kebudayaan merupakan system nilai dan gagasan utama : 
- yang mengarahkan tingkah laku 
- memberi seperangkat model untuk bertingkah laku kepada masyarakat  

Unsur-Unsur Kebudayaan
Unsur kebudayaan besar(cultural universal): dikemukakan oleh C. Kluckhon ada 7 
1.  Sistem religius (homo religius) 
Merupakan produk manusia sebagai homo religius. Manusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur tanggap bahwa diatas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar. Karena itu manusia takut sehingga menyembahnya dan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama. 
2.  Sistem organisasi kemasyarakatan (homo socius) 
Merupakan prodak manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah namun memiliki akal maka disusunlah organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. 
3.  Sistem pengetahuan (homo safiens) 
Merupakan prodak manusia sebagai homo safiens. Pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri maupun dari orang lain. 
4.  Sistem mata pencaharian hidup dan system ekonomi (homo ekonomicus) 
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus, yaitu menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat. 
5.  Sistem peralatan hidup dan tehnologi (homo faber) 
Merupakan produk manusia sebagai homo faber. Bersumber dari pemikirannya yang cerdas dan dibantu dengan tangannya manusia dapat membuat dan mempergunakan alat, dengan alat-alat ciptaannya itulah manusia dapat lebih mampu mencukupi kebutuhannya . 
6.  Sistem bahasa (homo longuens) 
Merupakan produk manusia sebagai homo longuens. 
7.  Sistem kesenian (homo aesteticus) 
Merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus. Setelah manusia dapat mencukipi  kebutuhan fisiknya maka dibutuhkan kebutuhan psikisnya seperti perlunya pandangan mata yang indah, suara yang  merdu, yang semuanya dapat dipenuhi melalui kesenian.


WUJUD KEBUDAYAAN 
1.  Kompleks gagasan , konsep dan pikiran manusia 
- sifatnya abstrak , tak dapat dilihat dan berpusat di kepala manusia 
contoh : tata tertib ujian di Gunadarma, cita-cita Gunadarma dan 
sebagainya 
- disebut system social 
2.  Kompleks aktifitas  
- sifatnya kongkrit, berupa aktifitas manusia yang saling berinteraksi  
contoh : karyawan yang sedang mengetik di ruangan kantor Gunadarma 
- disebut system social 
3. Benda 
-  sifatnya kongkrit , berwujud kebendaan 
contoh: sederetan buku-buku yang ada di perpustakaan 

5 Masalah Pokok Kehidupan Manusia
Ada lima masalah pokok kehidupan manusia dalam setiap kebudayaan yang dapat ditemukan secara universal. Menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994) kelima masalah pokok tersebut adalah: 
(1) masalah hakekat hidup, (2) hakekat kerja atau karya manusia, (3) hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu, (4) hakekat hubungan manusia dengan alam sekitar, dan (5) hakekat dari hubungan manusia dengan manusia sesamanya.

Perubahan Kebudayaan
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Perubahan sosial budaya terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya komunikasi; cara dan pola pikir masyarakat; faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik atau revolusi; dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan iklim,peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.
Ada pula beberapa faktor yang menghambat terjadinya perubahan, misalnya kurang intensifnya hubungan komunikasi dengan masyarakat lain; perkembangan IPTEK yang lambat; sifat masyarakat yang sangat tradisional; ada kepentingan-kepentingan yang tertanam dengan kuat dalam masyarakat; prasangka negatif terhadap hal-hal yang baru; rasa takut jika terjadi kegoyahan pada masyarakat bila terjadi perubahan; hambatanideologis; dan pengaruh adat atau kebiasaan.

Kaitan Manusia dengan Kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak baliwa keduanya akhimya merupakan satu keSatuan. Contoh sederhana yang dapat k it a lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan-peraturan.



TGS IBD 2: MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Jumat, 13 April 2012
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲