Newest Post

PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG IT

| Selasa, 11 November 2014
Baca selengkapnya >>
BINA INFORMATIKA NETWORKS (BITNET)


Profil Perusahaan

Bina Informatika Networks ( BITNET ) merupakan salah satu unit bisnis yang bergerak dalam bidang jasa Teknologi Informasi. Berawal dari usaha warnet Tahun 2008, Kami bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan teknologi informasi yang cepat dan murah. Maka Kami mendirikan usaha Warnet (BITNET) di daerah Pamulang, Tangerang Selatan.
Dengan tekad tujuan, untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi masyarakat, perusahaan, dinas pendidikan dan instansi pemerintah yang cepat dan murah, dan didukung oleh tim profesional muda. 

Bina Informatika Networks yang bergerak di bidang jasa :

1.    IT Support
2.    IT Solution
3.    IT Konsultan

Bina Informatika dalam visi dan misinya berusaha memberikan layanan teknologi informasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi masyarakat, perusahaan, dinas pendidikan dan instansi pemerintahan. BITNET dibangun dan dikembangkan oleh profesional muda yang berpengalaman dibidangnya.

Nama Perusahaan
:
Bina Informatika Networks
Kantor
:
Jl. Sasak Tinggi - Kedaung. Pamulang - Tangerang Selatan
Website
:
http://binainformatika.com
Email
:

VISI & MISI Perusahaan

VISI

Menjadi Perusahaan Terdepan dalam lingkup Teknologi Informasi dengan Smart, Fresh dan Dedikasi untuk menunjang Pembangunan Bangsa dan generasinya.

MISI

  • Menjadi wadah generasi muda dalam pengembangan Teknologi Informasi.
  • Meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang pemanfaatan teknologi informasi.
  • Memenuhi kebutuhan teknologi informasi untuk masyarakat, perusahaan, dinas pendidikan dan instansi pemerintahan.

Sejarah Perusahaan

Bina Informatika didirikan  melalui  sebuah  proses  yang  panjang dengan berbagai pengalaman yang menjadikan kami lebih matang dalam menentukan langkah kedepan. Orang bijak berkata "Pengalaman adalah guru yang terbaik". Inilah yang menjadi dasar pijakan kami untuk terus maju dan memberikan layanan terbaik kepada Customer kami, karena  pelanggan kami  adalah marketing kami. Jika  pelanggan kami puas dengan layanan kami maka rantai marketing akan berjalan dengan sendirinya karena sudah pasti mereka akan memberitahukan  kepada kerabat dan koleganya yang berkembang terus bagai sebuah jaringan (network). Untuk itu kepuasan pelanggan adalah kunci keberhasilan kami.

No.
Bulan/Tahun
Uraian
1.
November2008
Didirikan pertama kali dengan nama Warnet Bitnetsebuah usaha kecil IT yang menyediakan jasa layanan internet.
2.
September2011
Berubah nama menjadi  Bina Informatika yang menjadi komunitas it dalam dunia edukasi Free yang mendidik para pelajar agar.
3.
Juli 2012
Mengembangkan komunitas dan memberikan layanan IT konsultan, IT support, training IT, serta jasa pembuatan aplikasi web, networking dan multimedia.
3.
Desember 2013
Merubah badan usaha menjadi Perusahaan dengan nama Bina Informatika Networks dan menjalin   kerja   sama dengan seluruh komunitas yang ada di tangerang yang   merupakan lembaga pendidikan .


Bidang Pekerjaan

1.   Hardware - Bidang kerja meliputi : Pengadaaan Komputer PC dan Server dalam bentuk cash dan aksesoris serta optimasi hardware.

2.     Software House - Bidang kerja meliputi : Pembuatan Sistem Informasi Akademik, Aplikasi Keuangan, Inventory, Laboratorium, Rumah Sakit, Apotik, Kepegawaian, Swalayan, dan Pemerintahan Offline maupun Online.

3.    Netwroking - Bidang kerja meliputi : Bidang kerja meliputi : Rancang bangun Jaringan Komputer Untuk Perusahaan Besar, Small Office, Pemerintah, Kampus, Warnet, Laboratorium, Hotel dll. (termasuk instalasi Hostpot dan infrastruktur Wireles Outdoor)

4.   Webdesign - Bidang kerja meliputi : Desain web Pribadi (Personal Hompage), Perusahaan, Kampus, Pemerintah daerah, Hotel, Portal, dan Pemeliharaan Web.

5.    Autocad Design - Bidang kerja meliputi : Pembuatan Gambar kerja, Perspektif 3 Dimensi, Penyajian Presentasi Arsitektur/Animasi 3d, sipil dll.

6.     Design Grafis - Bidang kerja meliputi : Desain Brosur, Poster, Banner, Sampul Majalah/buku, Baliho, Id Card, Kalender, Stiker dll.

7.   Colocation Server - Bidang kerja meliputi : Setup sistem server, Firewall, Mail Server, Penempatan server di datacenter.


Produk Perusahaan

1.    Software

·      Aplikasi Keuangan

Aplikasi keuangan ini membantu perusahaan untuk melihat laba-rugi perusahaan secara online .Aplikasi Keuangan Online merupakan aplikasi web base yang dibangun menggunakan framework CodeIgniter. Dimana aplikasi dapat dikembangkan atau disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Aplikasi dapat digunakan oleh :
  • Lembaga pendidikan.
  • Lembaga kursus.
  • Berbagai Perusahan.

Adapun fitur-fitur aplikasi antara lain :
  1. Level User.
  2. Customize Input. 
  3. Data Pengeluaran.
  4. Data Asset.
  5. Neraca Keuangan.
  6. Laporan Total Keuangan.

Screenshot Halaman Administrator:



·      Aplikasi Android

BITNET mampu membuat apikasi andorid sesuai kebutuhan anda.
Berikut ini contoh aplikasi yang sudah sukses terjual di Google Play.
-   BITWEB SERVER merupakan aplikasi WebServer untuk android smart phone yang handal dan dapat berjalan disistem android versi 2.3.3 atau versi terbaru. Aplikasi bitweb server membantu programer didunia untuk membuat atau mengembangkan web aplikasi di android smart phone mereka.

Bitweb Server merupakan aplikasi seperti XAMPP dimana services yang terdapat dalam aplikasi ini meliputi :

·       LIGHTTPD as web server,
·       PHP as php server,
·       MYSQL as MySQL server,
·       PHPMyAdmin as MySQL Client, and
·       MSMTP as SMTP Client

       Screenshot :



·      Aplikasi Ujian Online

Aplikasi Ujian Online berbasis webbase adalah aplikasi untuk mengerjakan ujian atau tes secara online.

Aplikasi dapat digunakan oleh :
·       Lembaga pendidikan.
·       Lembaga kursus.
·       Berbagai Perusahan.

Adapun fitur-fitur aplikasi antara lain :
1.    Level User
2.    Random Soal
3.    Mengatur Edisi Soal.
4.    Wakti Publis dan Unpublis Soal.
5.    Waktu Pengerjaan Soal.
6.    Hasil Nilai bisa di Export ke CSV

Fitur Super admin :

·       Manage Group
·       Menambah atau menghapus Group
·       Manage User (User)
·       Menambah atau menghapus User
·       Mengatur Soal (Question Bank)
·       Menambah atau menghapus Soal
·       Memasukan soal kedalam Group
·       Mengatur Jadwal Tayang Soal (Edition)
·       Membuat Edisi Soal.
·       Mengatur Soal untuk Group.
·       Mengatur tanggal tayang dan tutupnya Soal.
·       Nilai Ujian. (Result Values)
·       Melihat Edisi Soal.
·       Melihat detail user dan nilai ujian berdasarkan Edisi.
·       Melihat detail user yang gagal ujian.

Screenshot Halaman Administrator:



2.    Hardware
    
·      Perakitan Komputer Warnet
·      Perakitan Komputer Kantor
·      Maintenance Server
·      Maintenance Komputer Warnet
·      Maintenance Komputer Kantor

3.    Networking

·      Jaringan ISP Internet Wireless
·      Konfigurasi Jaringan Intranet
·      Konfigurasi Jaringan Server
·      Konfigurasi Jaringan Warnet
·      Konfigurasi Jaringan Kantor 




Sumber: http://binainformatika.com/

PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG IT

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Selasa, 11 November 2014
With 0komentar

DAMPAK KEMAJUAN TEKNOLOGI GAME TERHADAP EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL

| Selasa, 01 Juli 2014
Baca selengkapnya >>



        Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin modern, maka kini semakin banyak pula permainan-permainan yang sangat canggih dan didukung dengan teknologi tinggi, dan  biasanya permainan-permainan ini ditujukan bagi anak-anak. Maka tak heran jika anak-anak sekarang tidak mengenal beragam permainan tradisional yang ada di Negara kita yang kaya akan seni dan budayanya. Berbeda ketika beberapa tahun atau beberapa puluh tahun yang lalu, ketika kita masih kecil mungkin kita lebih mengenal permainan-permainan tradisional seperti enggrang, bakiak, congklak, kelereng, engklek, dan lain-lain.

           Permasalahannya adalah, bukan kita tidak ingin menerima kemajuan teknologi yang terjadi saat ini. Namun perlu kita menyadari bahwa, kemajuan teknologi tidak seluruhnya membawa dampak positif bagi kita  namun juga membawa dampak negatif yang tanpa kita sadari, hal ini tentu cukup mengkhawatirkan bagi kita, terutama bagi anak-anak yang sedang mengalami fase perkembangan.

           Saat ini berbagai macam permainan modern telah mudah kita dapatkan, baik secara online ataupun offline dan sangat mudah untuk diakses oleh anak-anak, dan tidak sedikit orang tua yang membiarkannya bahkan ada pula orang tua yang menfasilitasi di rumah, dengan alasan sebagai hiburan anak ketika anak-anak berada di rumah. Selain disediakan di rumah, banyak juga orang-orang yang membuka usaha game seperti playstation, game online, dan lain-lain.

      Apabila hal ini berjalan tanpa adanya pengawasan dari orang tua tentu cukup berbahaya bagi perkembangan anak. Karena dengan permainan-permainan modern secara tidak sadar kita menjerumuskan anak ke hal yang bisa berdampak negatif. Seperti misalnya anak sulit untuk bersosialiasi, karena anak hanya selalu beriteraksi dengan permainan modern, dimana permainan-permainan modern saat ini biasanya hanya dilakukan sendiri tanpa adanya interaksi dengan orang lain. Selain itu pula anak akan menjadi pasif dalam kehidupan nyata, ketika anak-anak yang sudah kecanduan tehadap game maka cendrung anak akan pasif dalam kehidupan nyata, lebih memilih berdiam diri di rumah sambil bermain game, dibandingkan bermain dengan teman-temannya.

          Berdasarkan permasalahan di atas, maka perlunya kita untuk melestarikan kembali permaian-permaian tradisional, yang hampir ditinggalkan oleh generasi-generasi muda saat ini, terutama bagi anak-anak. Indonesia sebagai Negara yang kaya akan warisan budaya dari bebagai penjuru daerah, ini adalah merupakan potensi lokal yang patut kita lestarikan, dan salah satunya adalah permainan tradisional. Biasanya setiap daerah memiliki permaian-permainan tradasional masing-masing. Jika kita bandingkan permaian modern dengan permainan tradisional, tentunya akan lebih banyak manfaatnya permainan tradisional dibandingkan dengan permainan modern.

Beberapa manfaat permaian tradisional :
  • Melatih interaksi sosial anak, dengan melalui permainan tradisional anak akan belajar berinteraksi sosial dengan teman-temannya, hal ini tentunya sangat baik bagi perkembangan anak.
  • Melatih anak untuk belajar kerjasama, dengan melalu permainan tradisional juga bisa memberikan anak untuk belajar kerjasama dengan teman-temannya.
  • Melatih anak untuk menjadi kreatif, permainan tradisional adalah permaina yang tidak memiliki peraturan secara tertulis, dan biasanya peraturan permainan akan disepakati oleh semua anggota, sehingga dalam hal ini tentu perlu kreatifitas anak untuk melakukan permainan agar menjadi menarik.
  • Melatih emosi anak, hampir setiap permainan tradisional dilakukan secara kelompok, sehingga dalam hal ini dapat membangun emosi anak timbul toleransi, empati terhadap orang lain, sikap sportif, dll
PELESTARIAN PERMAINAN TRADISIOANAL


Indonesia adalah merupakan Negara yang kaya akan warisan budaya, sehingga banyak permainan-permainan tradisional dari berbagai penjuru daerah, seperti enggrang, engklek, kelereng, layang-layang, bakiak, congklak, benteng, gobak sodor, dan masih banyak lagi. Dari berbagai permaianan tersebut,  perlu kita lestarikan dan perkenalkan kembali kepada anak-anak, agar tidak ditinggalkan. Karena dengan melestarikan permainan-permainan tradisional juga akan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, terutama wisatawan asing manca negara.

Beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk melestarikan permainan tradisional adalah :
  • Dengan cara memperkenalkannya kembali kepada anak, melalui kegiatan-kegiatan lomba baik di lingkungan sekolah ataupun di lingkungan tempat tinggal. 
  • Membangun komunitas, kita bisa membangun komunitas di lingkungan masyarakat, saat ini juga beberapa komunitas yang sudah melakukan hal ini untuk turut melestarikan permainan tradisional.
  • Mengadakan workshop permainan tradisional. 
  • Dan masih banyak cara lain yang lebih menarik, yang dapat Sahabat Blogger lakukan untuk tetap melestarikan kembali permainan tradisional, dan salah satunya juga melalui ngeblog, dengan membuat tulisan-tulisan yang berkaitan dengan permainan tradisional.





Sumber: 
http://www.umm.ac.id/id/seni-dan-budaya/28-budaya/umm-2411-pentingnya-melestarikan-kembali-permainan-tradisional.html


DAMPAK KEMAJUAN TEKNOLOGI GAME TERHADAP EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Selasa, 01 Juli 2014
With 0komentar

GAME ONIMUSHA

| Sabtu, 14 Juni 2014
Baca selengkapnya >>

Game Onimusha adalah sebuah franchise dari CAPCOM yang meraih kesuksesan sejak pertama kali muncul di PlayStation 2. Dengan cerita mengenai karakter utama yang membasmi para demon di masa jepang dulu. Game Action Adventure ini sangatlah berkembang dari seri pertama sampai dengan seri ke 4 dan mendapatkan angka penjualan yang cukup tinggi pada masanya dahulu.



Memulai debut pada tahun 2001 dengan judul Onimusha : Warlords,  artis papan atas Takeshi Kaneshiro yang berperan sebagai tokoh utama Onimusha Sammanosuke Akechi sukses mendapat perhatian dari para gamers pecinta genre adventure dan berhasil mendapat angka penjualan yang baik. Dilanjutkan pada seri kedua yaitu berjudul Onimusha 2 : Samurai Destiny, seri ini adalah seri yang paling meledak dalam sejarah Onimusha. Jubei Yagyu yang diperankan oleh artis jaman dahulu yaitu Yusaku Matsuda ternyata mendapat antusiame yang sangat tinggi.


Selain itu graphic yang sangat detail, jalan cerita yang panjang, weapon dan upgrade yang sangat banyak, fitur tukar menukar barang dipasar membuat game ini langka dan menjadi game nomor 1 di Playstation 2 dulu.Onimusha 2 sangatlah asik ketika dimainkan. Boss yang begitu banyak dan area yang bervariatif, sudah begitu ada stage tambahan bernama realm dimana kalian bisa mendapatkan senjata yang sakti sebagai hadiah ketika menyelesaikan realm yang sangat sulit tersebut.


Seiring dengan kesuksesannya, Capcom membuat lagi seri ketiga dari Onimusha yaitu dengan judul Onimusha 3 : Demon Siege. Kali ini Capcom kembali mengadakan karakter Sammanosuke Akechi dan karakter utama baru bernama Jacques Blanc. Masih sama dengan seri sebelumnya, Sammanosuke diperankan oleh artis jepang papan atas Takeshi Kaneshiro. Kali ini gamers Takeshi ditemani oleh artis papan atas dari prancis bernama Jean Reno. Banyak fitur baru yang ada di Onimusha 3 ini. Diantaranya adalah fitur Co-op. Dimana dalam fitur ini kita dapat berganti karakter (switch antara karakter lain untuk menyelesaikan tantangan tertentu).


Fitur lain diantaranya adalah kita dapat menabung orb ungu (Onimusha Orb) dan menyimpannya untuk berubah ketika nanti kita melawan boss. Selain itu fitur baru bernama Virtual Training dimana kalian akan mendapat hadiah setelah menyelesaikan training. Fitur baru lagi bernama Ako (peri kecil). AI ini nantinya akan membantu kita untuk mengambil item yang jatuh, item yang tidak terjangkau dll.

Setelah itu Capcom kembali meluncurkan seri baru dari Onimusha yaitu Onimusha : Dawn of Dreams. Pada seri terbaru ini semua karakter yang muncul sangat baru dan asing. Fitur Co-op yang memang semakin kental di game ini memang terlihat sangat bagus. Banyaknya karakter yang muncul pada seri ini membuat fitur Co-op semakin ramai dan beragam. Tapi banyak sekali fitur pada Onimusha sebelumnya hilang disini. Salah satunya adalah fitur berubah Oni.


Memang pada seri terakhir ini Onimusha mengalami kemunduran yang sangat hebat. Banyak gamers yang kecewa dengan gameplay game tersebut sehingga game ini tidaklah menjadi populer lagi. Capcom yang menyadari hal tersebut sepertinya sudah tidak berminat untuk meneruskan game ini lagi. Onimusha Dawn of Dreams sendiri dirilis pada tahun 2006. Sudah 6 tahun ya game ini menghilang dan tidak ada kabar akan diteruskan lagi. Padahal kita sangat menginginkan seri ini keluar dengan berbagai tampilan yang baru dan fitur baru.

GAMEPLAY

Meskipun pemain utama berubah-ubah dalam setiap judul Onimusha, dia selalu seorang pendekar pedang hebat yang memulai sebuah set misi yang melibatkan demon pembunuh dan musuh menakutkan selama tahun-tahun memudarnya periode Sengoku dari feodal Jepang. Dalam setiap permainan, pemain utama memiliki kemampuan untuk menyerap jiwa Genma dari musuh yang dikalahkan, yang membantu untuk memulihkan kesehatan, menanamkan kekuatan weapons dan armor, dan memberikan kekuatan untuk serangan dasar dari special weapons. Pemain mengontrol karakter mereka menggunakan D-pad (meskipun game selanjutnya seperti Onimusha 3: Demon Siege dan Onimusha: Dawn of Dreams memperkenalkan kontrol stick analog) dan perjalanan dalam metode yang cukup linier, mampu memutar perlahan-lahan dengan input dari lawan arah. Karakter cenderung bergerak lambat dan hanya bisa sedikit meningkatkan kecepatan mereka dengan manuver dasbor dengan menekan dua kali ke segala arah. Perintah umum untuk banyak game action-oriented, seperti melompat, menyambar, dan memanjat rintangan, tidak dapat dilakukan di game Onimusha.

Onimusha sangat berorientasi aksi dengan penekanan pada pertempuran, dan menggunakan beberapa unsur menakutkan. Pemain memiliki gudang persenjataan, mulai dari katana sampai unsur berbasis broadswords. Pemain memiliki pasokan yang terbatas dari energi spiritual yang dapat digunakan untuk serangan magic. Ini serangan magical, yang bervariasi tergantung pada weapons yang digunakan dan atribut ofensif lainnya, dapat ditingkatkan di seluruh permainan dengan mengumpulkan souls dari musuh yang sudah dikalahkan.

Kekurangan:
  • Sistem control onimusha 1 dan onimusha 2 masih menggunakan D-pad (tidak dapat menggunakan kontrol stick analog).
  • Karakter cenderung bergerak lambat dan hanya bisa sedikit meningkatkan kecepatan mereka dengan manuver dasbor.
  • Perintah umum untuk banyak game action-oriented, seperti melompat, menyambar, dan memanjat rintangan, tidak dapat dilakukan di game Onimusha.
Kelebihan:
  • Grafik tampilan sangat bagus dan detail.
  • Jalan cerita yang panjang, seru dan menarik
  • Terdapat fitur tukar menukar barang, dan terdapat banyak weapons yang dapat di-upgrade.


Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Onimusha
http://www.indogamers.com/read/26/09/2012/5538/lebih_dekat_mengenal_onimusha_series__game_legendaris_yang_telah_hilang/

GAME ONIMUSHA

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Sabtu, 14 Juni 2014
With 0komentar

KATEGORI RATING GAME BERDASARKAN SISTEM RATING ESRB

| Rabu, 07 Mei 2014
Baca selengkapnya >>

ESRB (Entertainment Software Rating Board) merupakan sistem rating independen yang didirikan pada bulan September 1994 oleh IDSA (Interactive Digital Software Association) Amerika Serikat. Lembaga yang dibentuk oleh asosiasi perdagangan ini, tugasnya mengamati industri software entertainment interaktif.


ESRB memberikan peringkat pada sebuah game yang berdasarkan konten dan kategori yang telah mereka buat. Tujuannya tidak lain adalah untuk membantu para penikmat atau konsumen dalam menentukan konten permainan yang sesuai dengan usia konsumen itu sendiri.

Berikut adalah beberapa simbol kategori yang ada di dalam ESRB :

1. Early Childhood (eC)


EC atau Early Childhood merupakan rating game yang ditujukan untuk anak usia 3 tahun keatas. Konten yang ada didalamnya benar benar aman untuk anak-anak dan biasanya lebih bersifat mendidik.

Content Descriptor: Endutainment



Contoh game :  Care Bears: Care Quest


Game Care Bears ini termasuk kategor Early Childhood, karena sangat cocok dimainkan oleh anak-anak. Di sini tidak mengandung konten yang negatif untuk anak. Dalam permainan ini pemain menggunakan karakter beruang yang lucu dimana akan diberikan sebuah misi kepedulian khusus yang unik. Game ini memberikan tutorial grafis yang memudahkan anak-anak untuk belajar memainkan game ini.

2. Everyone (E)

Rating ini cocok untuk siapapun mulai usia 6 tahun ke atas. Pada game dengan rating ini, biasanya mengandung unsur kekerasan ringan, kartun, fantasi dan bahasa kasar yang ringan. Banyak game olahraga masuk dalam kategori ini seperti PES, NFL dan masih banyak lagi.  


Content Descriptor: Alcohol Reference, Comic Mischief, Mild Language.


Contoh game: NBA 2K13

Game NBA 2K13 ini termasuk kategori EVERYONE, karena merupakan game basket simulasi yang cocok dimainkan oleh siapapun dan semua umur. Pada game ini hanya melakukan permainan basket seperti pada dunia nyata. Konten dalam game ini tidak mengandung unsur dewasa. Game ini juga berjenis sport yang disukai oleh semua kalangan.

3. Everyone 10+ (E10+)

Rating ini cocok untuk siapapun dengan usia minimal 10 tahun. Game dengan rating ini memiliki unsur yang lebih berat dari rating Everyone tetapi masih dalam taraf yang tidak terlalu berat. Salah satu contoh gamenya antara lain Ratchet & Clank, NHL 10, dan masih banyak lagi.

Content Descriptor: Animated Blood, Cartoon Violence, Suggestive Themes, Use of Alcohol and Tobacco

Contoh game: NHL 10

Game NHL 10 ini termasuk kategori Everyone 10+ , karena game ini terdapat konten yang tidak pantas untuk anak usia kurang dari 10 tahun. Pada game ini melakukan permainan Ice Hockey. Jenis olahraga ini cukup keras dimana bisa terjadi saling tubruk antar pemain, dan terkadang bisa terjadi sedikit perkelahian.

4. Teen (T)

Rating ini cocok untuk remaja mulai usia 13 tahun ke atas. Gamenya biasanya memiliki unsur kekerasan, tema yang sugestif, humor-humor kasar, kemunculan darah ringan, dan bahasa kasar tetapi tidak terlalu sering. Tema pun mulai ada yang mengarah ke percintaan dan perjuangan dengan kekerasan.  Rata-rata RPG serta action games berada pada kategori ini.

Content Descriptor: Crude Humor, Sexual Themes, Violence

Contoh game: FINAL FANTASY XIII


Game FINAL FANTASY XIII termasuk ke dalam kategori Teen, karena pada game ini kontennya cocok untuk remaja usia 13 tahun ke atas dan tidak cocok untuk usia dibawah 13 tahun. Dalam game ini banyak berunsurkan kekerasan, seperti adegan sebuah "space ship" yang menembaki manusia dengan brutal, adegan perang antara robot dan manusia, serta sebuah "slow motion gunfight" yang memperlihatkan kepala sebuah robot yang dihancurkan. Tidak hanya itu, di sini juga memperlihatkan karakter wanita yang berpakaian cukup minim, seperti bikini dan lainnya, di sepanjang permainan. Bahkan pada saat adegan karakter wanita tersebut mengendarai "flying motorocycle" diperlihatkan beberapa bagian tubuhnya yang sedikit terbuka. Dan pada saat karakter wanita tersebut melakukan "transform" diperlihatkan dengan sekejap tubuh karakter tersebut yang tidak menggunakan apa-apa, walaupun tidak diperlihatkan dengan jelas.

5. Mature (M)

Rating ini cocok untuk pemain mulai usia 17 tahun ke atas. Game dengan rating ini memiliki unsur kekerasan, darah, bahasa kasar, tema yang cukup kompleks, dan eksploitasi seksual ringan. 

Content Descriptor: Blood, Crude Humor, Strong Language, Suggestive Themes, Violence.


Contoh game : Devil May Cry 5


Game Devil May Cry 5 ini termasuk ke dalam kategori rating Mature 17+, karena di sini terdapat konten dengan unsur-unsur yang lebih berat dari rating Teen. Dalam game ini mengandung sedikit unsur seksual, serta banyak unsur kekerasan. Di sini menceritakan seorang pemuda bernama Dante (tokoh yang dimainkan). Dante sendiri adalah pemuda dengan penampilan acak – acakan, pengkonsumsi obat – obatan terlarang serta suka tidur dengan wanita. Selama ini Dante hanya hidup santai dan penuh kesenangan, namun kehidupan Dante berubah setelah iblis berhasil menculiknya ke kota Limbo city. Dikota tersebut dia harus bertempur dengan iblis – iblis jahat. Dalam peperangan melawan iblis digunakan senjata pedang dan pistol dimana pemain dapat menebas dan menembak para iblis secara sadis yang akan menampilkan darah keluar.  

6. Adult Only (Ao)

Rating ini hanya cocok untuk orang dewasa mulai usia 18 tahun ke atas, bahkan di beberapa negara harus 21 tahun ke atas. Memiliki unsur kekerasan, darah, bahasa kasar, tema yang kompleks, dan pornografi. Game Singles dan banyak game senada lainnya termasuk contoh game pada rating A0 dengan tema seksual yang cukup berat.



Content Descriptor: Blood and Gore, Intense Violence, Nudity, Strong Language, Strong Sexual Content, Use of Drugs.

Contoh game: Manhunt 2

Game Manhunt 2 ini temasuk ke dalam kategori raitng Adult Only, karen di dalamnya mengandung unsur kesadisan yang cukup kental yang hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa. Pada game ini gaya bermainnya terdiri dari campuran tindakan, diam-diam dan elemen kengerian psikologis dan telah memperoleh kontroversi untuk konten dewasa yang ekstrim dan kekerasan. Seri berfokus di sekitar dua tokoh yang berbeda yang mencoba untuk melarikan diri dari beberapa situasi yang berbahaya, walaupun motivasi mereka untuk melakukan hal tersebut berbeda-beda di setiap permainan. dalam setiap permainan ada karakter antagonis yang telah mengkhianati mereka dan bertanggung jawab atas menimbulkan masalah bagi mereka.

7. Rating Pending (RP)

Penundaan rating karena memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Rating ini biasanya dipakai untuk game yang masih dimunculkan dalam trailer atau iklan, jadi belum rilis seratus persen gamenya.







contoh game: Kill Zone 3








CONTENT DESCRIPTOR PADA SISTEM RATING ESRB

Setelah kita tahu simbol-simbol rating dari ESRB, tentunya kita perlu tahu deskripsi isi game apa saja yang sering muncul mengiringi simbol tersebut. Berikut ini daftar content Descriptor yang ada pada ESRB.

  • Alcohol Reference – Munculnya minuman tidak beralkohol dalam game (E, E10+, T)
  • Animated Blood – Warna darah yang berbeda (E10+, T)
  • Blood – Munculnya darah (T, M)
  • Blood and Gore – Mutilasi dan potongan tubuh (M, Ao)
  • Cartoon Violence – Kekerasan kartun (E, E10+, T)
  • Comic Mischief – Dialog yang seperti di komik (E, E10+, T)
  • Crude Humor – Humor yang “agak menjurus” (E10+, T, M)
  • Drug Reference – Referensi obat-obatan terlarang dalam game (M, Ao)
  • Edutainment – Unsur pendidikan yang terdapat dalam game (Ec, E, E10+)
  • Fantasy Violence – kekerasan fantasi, misalnya antara manusia melawan monster atau alien (E, E10+, T)
  • Gambling – Perjudian, pertaruhan (M, Ao)
  • Intense Violence – Gambar kekerasan dan darah yang realistis dan terus-menerus (M, Ao)
  • Mature Humor – Humor yang “lebih menjurus” (M, Ao)
  • Mild Language – Bahasa kasar ringan (E10+, T, M)
  • Mild Lyrics – Lirik musik mengandung kata-kata kasar yang ringan (E10+, T, M)
  • Mild Violence – Kekerasan ringan (E, E10+, T)
  • Nudity – Gambar ketelanjangan (M, Ao)
  • Partial Nudity – Gambar ketelanjangan sebagian (T, M, Ao)
  • Real Gambling – Perjudian atau pertaruhan yang nyata, biasanya dengan uang asli secara online (Ao)
  • Sexual Themes – Tema seksual yang mendalam, mengarah ke pornografi (M, Ao)
  • Sexual Violence – Adanya pemerkosaan atau kekerasan seksual (Ao)
  • Simulated Gambling – Perjudian secara simulasi dengan uang mainan (T, M, Ao)
  • Some Adult Assistance May Be Needed – Perlu bimbingan orang tua (Ec, E)
  • Strong Language – Bahasa kasar berat (M, Ao)
  • Strong Lyrics – Lirik yang mengandung bahasa kasar (M, Ao)
  • Strong Sexual Content – Pornografi secara terang-terangan (Ao)
  • Suggestive Themes – Tema yang memprovokasi pemain secara ringan (T, M, Ao)
  • Tobacco Reference – Terdapat gambar tembakau atau rokok dalam game (T, M, Ao)
  • Use of Drugs – Penggunaan obat-obatan terlarang dalam game (M, Ao)
  • Use of Alcohol – Penggunaan alkohol dalam game (M, Ao)
  • Use of Tobacco – Konsumsi produk tembakau dalam game (T, M, Ao)
  • Violence – Kekerasan (E10+, T, M, Ao)



Sumber:
http://www.duniaku.net/2013/07/26/kuliah-om-jas-apa-itu-rating-game/
http://www.factmonster.com/science/computers/video-game-rating-system.html
http://www.gamexeon.com/forum/console-news/65003-final-fantasy-xiii-teen-fantasy.html



KATEGORI RATING GAME BERDASARKAN SISTEM RATING ESRB

Posted by : Mochamad Ryansyah
Date :Rabu, 07 Mei 2014
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲